jump to navigation

CARA HAMAN MENGHADAPHI MUSUH DI KANTOR November 15, 2007

Posted by susrama in Uncategorized.
2 comments

Seberapa menyenangkannya anda di kantor atau di lingkungan manapun, jangan mengira bahwa anda tidak akan memiliki musuh. Seorang karyawan dikenal sebagai pribadi yang ramah dan menyenangkan di kantor tapi ia akan tetap memiliki musuh baik itu yang tersamar maupun secara terang-terangan.

Jadi jangan mengira bahwa semua orang akan menyukai dan menyenangi anda dengan melihat senyum dan sapaan mereka yang sumringah. Hal itu belum cukup untuk mengidentifikasi bahwa mereka menyukai anda. Dalam dunia kerja, anda dituntut untuk menghadapi kenyataan bahwa ada pihak-pihak yang tidak suka pada anda.

Tentu saja ihwal anda memiliki musuh bisa bermacam-macam penyebabnya. Tetapi biasanya musuh di kantor lebih disebabkan oleh masalah-masalah seputar karir. Mungkin saja ada pihak yang tidak senang dengan kenaikan jabatan anda. Atau mungkin gaji anda yang lebih besar dari rekan-rekan sejawat sehingga menyebabkan kecemburuan sosial diantara mereka. Hal ini mengimbas pada buruknya hubungan anda dengan mereka. Dengan kata lain, mereka adalah orang-orang yang iri karena mereka tersaingi oleh anda.

Untuk menghadapinya, anda tidak bisa menghindari begitu saja hanya dengan alasan tidak ingin terjadi konflik diantara mereka. Tentu saja, cara menghadapinya bukan berarti anda harus memaki atau menghajarnya. Anda harus menggunakan cara yang profesional, sesuai dengan tingkat intelektualitas dan kematangan emosional anda. Jadi, ada baiknya anda ikuti trik berikut ini untuk menghadapi musuh anda dalam kantor.

Jangan terjebak dalam negosiasi. Negosiasi adalah hal umum dalam dunia kerja. Jika musuh anda menegosiasikan suatu pekerjaan dengan anda sebaiknya anda simak dengan baik. Apa keinginannya tetapi bukan berarti anda harus setuju dengan negosiasinya. Yang harus anda ingat adalah jika musuh anda piawai dalam bernegosiasi maka anda dapat dengan mudah terperangkap dalam jebakannya. Cobalah anda bersikap lebih hati-hati dan cermat dalam menghadapi setiap tindakannya pada anda. Pikirkan dampak negatif dan positif dari negosiasi yang dilakukannya.

Jadi seorang yang Profesional. Seberapapun tidak sukanya anda pada musuh, janganlah anda menghadapinya secara subyektif. Mungkin anda tidak ingin bekerjasama dengannya sementara anda merupakan satu teamwork dengannya. Tetapi jangan sekalipun anda menaruh belas kasihan jika dia gagal. Hal ini juga bukan berarti anda bisa tertawa di atas kegagalannya. Bila dia membutuhkan kontribusi anda sebaiknya anda berikan sesuai kapasitas anda.

Fokuskan pada reputasinya. Cobalah anda perhatikan reputasi musuh anda selama ini. Apakah dia seorang pekerja yang cukup handal, kreatif dan briliant atau sebaliknya. Janganlah anda melindunginya dengan menutup mata terhadap keburukannya. Jika atasan anda meminta kesaksian anda terhadap reputasinya sebaiknya anda katakan dengan jujur, tidak lebih atau kurang.

Jadilah seorang pekerja yang baik. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan seprofesional mungkin. Tingkatkan terus kemampuan dan keahlian anda serta jangan lupa untuk membina hubungan baik dengan rekan sejawat atau atasan. Sehingga tidak ada satu hal buruk pun yang dapat dia (musuh) temukan pada diri anda. Hal ini akan menyulitkan dia jika dia ingin menjatuhkan nama baik anda di kantor karena faktalah yang akan membuktikannya.

Jadi jika anda memiliki musuh di kantor, jangan langsung nge-drop tapi anda harus hadapi dengan langkah diatas. Agar musuh anda tidak akan berani lagi mengganggu anda, kecuali bila dia nekat. Enjoy aja lah…p2t

Hidup dengan Cinta Kasih November 15, 2007

Posted by susrama in Uncategorized.
add a comment

SIFAT benci, marah dan iri hati adalah tiga sekawan yang lahir dari kemelekatan dan keakuan (egois). Bila ketiganya ini dimiliki oleh seseorang, maka jadilah dia orang yang paling menderita karena ketegangan dan frustasi. Rasa benci adalah pembunuh kegembiraan yang paling besar, tidak ada kegembiraan maupun ketenangan dihati mereka yang memiliki rasa benci. Seseorang menjadi benci karena melihat orang lain berhasil dan banyak punya pengikut. Ke”akuannya”tidak membenarkan orang lain menyaingi dirinya, baik dalam materi, kekuasaan maupun pengaruh. Dengan segala tipu dan cara ingin dia melenyapkan saingannya itu namun kekerasan ini selalu dapat dikalahkan dengan cinta kasih yang tulus. Kami akan mengutifkan dua buah contoh dari kejahatan yang ditimbulkan oleh rasa benci yang selalu dibalas dengan cinta kasih yang tulus.

Maharsi Dayananda mempunyai tukang masak yang sudah lama melayaninya yang bernama Jagannatha. Pada suatu hari Jagannatha disuap oleh seseorang yang benci kepada maharsi Dayananda ia dibujuk agar mau membubuhkan racun pada makanan yang akan dihidangkan kepada maharsi. Karena tergoda oleh uang yang dijanjikan maka jagannatha pun mau melakukannya. Akibatnya maharsi Dayananda keracunan hebat sehingga tidak bisa bangun dan tinggal menunggu ajalnya.

Dalam keadaan yang demikian maharsi memanggil Jagannatha: “Ini adalah uang untuk membeli tiket perjalananmu pulang ke Nepal. Cepatlah pergi sebelum pengikutku tahu, apa yang engkau telah perbuat, kalau tidak mereka akan mencabik-cabik tubuhmu menjadi berkeping-keping”.

Contoh yang lain adalah Mahatma Gandhi pelopor perjuangan Swadesi/cinta kasih, dengan tanpa kekerasan memboikot industri inggris dengan memajukan Swadesi. Akibatnya ada juga orang benci kepadanya karena Mahatma Gandhi dipatuhi oleh rakyatnya. Kebencian telah menyebabkan seseorang menembak Mahatma Gandhi dengan senapan sehingga peluru menembus dadanya. Waktu itu Mahatma Gandhi meminta kepada mereka yang berusaha menolongnya agar membebaskannya dan mengampuni orang yang menembak dirinya.

Apa sebab maharsi Dayananda dan Mahatma Gandhi mudah sekali memaafkan orang yang membencinya? karena cinta kasih telah menjadi darah dagingnya, betapapun besar kebencian orang dijawab dengan uluran kasih. Karena kebencian tidak akan bisa dilenyapkan dengan kebencian, kebencian akan bisa dilenyapkan dengan cinta kasih. Kita melihat didalam cerita silat dimana kebencian selalu dibalas dengan kebencian dan akibatnya adalah kehancuran semata-mata.

Bagi mereka yang meninggal dan masih membawa dendam akibat kebenciannya sewaktu masi hidup di dunia, mereka akan sengsara, rohnya akan gentayangan menjadi hantu, ingin membalaskan dendamnya kepada orang yang dibencinya. Rohnya tersesat tak bisa masuk sorga karena kemelekatan pada kehidupan didunia, padahal dia tidak mempunyai jasad lagi. Anak-anak sekarangmungkin sulit bisa menerima sikap dari Mahatma Gandhi yang dianggapnya konyol, pasip dan menyerah. Hal ini disebabkan oleh pengaruh film-film mandarin yang selalu bertemakan pembalasan dendam dengan dalih menuntut keadilan. Permusuhan yang turun – temurun karena balas membalaskan rasa benci pasti menghancurkan kedua belah pihak.

Kemarahan akan sama buruknya dengan kebencian. Kemarahan menjadikan orang lupa kepada kebenaran. Kata-kata yang keras dan tajam serta tindakan yang kejam selalu muncul dari orang yang marah. Akibatnya kebaikan yang telah dirintis bertahun-tahun bisa lenyap dalam satu menit akibat kemarahan. Kemarahan akan bisa menjadikan mata gelap dan pikiran buntu. Sadarlah dan ingatlah bahwa kemarahan itu seperti setumpuk jerami kering yang disulut dengan sebatang korek api akan musnah dalam sekejap. Demikian pula akibat kemarahan akan menghancurkan kebaikan-kebaikan yang terdahulu dalam sekejap.

Demikian pula dengan sifat iri hati adalah merupakan kebodohan yang sia-sia. Ketidaksenangan melihat orang lain berhasil serta kekecewaan karena diri sendiri tidak mampu, melahirkan iri yang menyesakkan dada. Iri hati adalah perpaduan antara “kemelekatan dengan ke-aku-an”. Untuk melenyapkan iri hati maka lenyapkanlah kemelekatan dan keakuan itu melalui kesadaran. Sadarlah bahwa kita tak lebih dari seorang kasir yang beruntung dipercaya oleh Ida Sang Hyang Widhi untuk menjaga milik Beliau. Karena itu apa yang dapat dibanggakan oleh seorang kasir? Perasaan yang mengira diri berjasa, merasa diri diperlukan atau diperhitungkan patut kita buang jauh-jauh untuk menghilangkan kesombongan diri “ego”itu. Kita berhutang kepada bumi ini yang telah memberi kita makan, minum dan udara yang bersih oleh karena itu kita harus bayar dengan kerja dan bhakti yang tulus iklas dan penuh kesadaran. Dengan kesadaran akan kenyataan ini maka kemelekatan dan keakuan akan lenyap karena dengan sikap yang penuh cinta kasih segala sifat iri hati pun akan lenyap.**

LagI MengiKuthi Seminar Khata-nyha SPEEDY MUrhahhh November 14, 2007

Posted by susrama in Uncategorized.
3 comments

Sekarang saya lagi ada di seminar yang bertemakan Pelung Bisnis Warnet yang diadakan oleh Speedy. Gw lagi ma ketua kolu yaitu mas Aswin Saputra dan Asisten Lab Bhasa Pemrograman yang Paling PEMBALAP : FHAIZAL.  Seminar ini bagus juga, selain itu ada fasilitas hotspot yang disediakan ma Speedy dan ga lupa souvenir yang disediakan juga menarik. Kayaknya Speedy lagi gencar”nya promosi buat cari pelanggan warnet coz Speedy kan dah terkenal dengan lagging-nya.

Ada program dari Speedy yaitu Speedy Peduli Pendidikan, promo ini berlaku dari 1 Nopember sampai 31 Desember 2007. Jadi yang pake Akses Unlimited Home Based sekarang tarifnya jadi Rp. 375rb. Murah bukan!!!! Tapi jangan liat murahnya dulu…. periksa dulu kualitas dan kecepatan sama waktu lagging-nya. hwehehehehehe ^_^

Selamat berbisnis dan selamat mencoba !!!!!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.